IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Implementasi kurikulum 2013 di SD R
55/1 Sridadi
Perubahan
kurikulum 2006 menjadi kurikulum 2013 memang merupakan suatu langkah maju dari
pemerintah untuk menciptakan generasi yang lebih baik dan berkualitas. Baik dan
berkualitas ini ditinjau dari segi penguasaan pengetahuan,penguasaan
keterampilan,dan juga dimilikinya karakter yang mampu memperbaiki citra bangsa
Indonesia yang bermartabat.
Kurikulum
2013 di ciptakan sebagai penyempurna dari kurikulum sebelumnya. Dalam
implementaasi kurikulum 2013 ini guru di tuntut untuk meningkatkan kenerjanya .
pengetahuan , keterampilan , dan sikap dari pendidik ini sangat di perlukan
agar dapat melaksakan kurikulum 2013 sesuai dengan amanat kurikulum. SD R 55
Sridadi telah mengunakan kurikulum 2013 sejak tahun 2013 dan menjadi piloting
kurikulum 2013.
Salah
satu pembeda kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelum nya ialah scientific
approach, namun masih banyak guru yang mengalami kesulitan menerapkan kurikulum
tersebut dalam pembelajaran . kurikulum 2013 memang merupakan instrument
peningkatan mutu pendididkan namun kurikulum satusatunya alat untuk meningkatan
mutu pendididkan tersebut . peran kepala sekolah dan guru menjadi pendukung
utama agar kurikulum 2013 dapat secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan .
Problema implementasi kurikulum
2013 di SD 55 Sridadi .
Guru
sebagai ujung tombak penerapan kurikulum 2013 di harapkan bisa menyiapkan dan
membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan yang merupakan
evaluasi dari kurikulum itu sendiri. Kesiapan guru lebih penting dari pada
pengembangan kurikulum 2013. Karena dalam kurikulum 2013 bertujuan mendorong
peserta didik untuk lebih aktif. Kedepan guru di tuntut tidak hanya cerdas
tetapi juga adaptif terhadap perubahan. Masalah utama yang di hadapi dalam
pelaksanaan kurikulum 2013 di sd 55 sridadi adalah sulitnya mengubah minset
guru,perubahan proses pembelajaran dari teacher centered ke student centered,
kurangnya penguasaan tekhnologi informasi dan kecenderungan guru yang lebih
banyak menekankan aspek kognitif. Pdahal, semestinya guru harus memberikan
porsi yang sama pada aspek afektif dan psikomotorik. Banyak guru yang belum mau
menjadi guru pembelajar,padahal seorang guru di tuntut untuk terus menambah
pengetahuan dan memperluas wawasannya,terlebih setelah di berlakukan nya
kurikulum 2013.
Bagaimana cara mengatasi problema SDR 55/I Sridadi ini ?

Assalamualaikum buk maryani....
BalasHapusMenurut saya cara mengatasi problema susahnya untuk merubah menset teman2 kita terhadap kurikulum 2013 adalah dengan memberikan motivasi dan kita berikan keteladanan serta bantu mereka untuk memahami dan melaksanakan kurtilas ini sebisanya dulu yg penting dilaksanakan agar mereka tidak merasa terbebani seiring waktu mereka akan terbiasa dan mampu untuk melaksanakannya sendiri.
waalaikum salam uni yesii.....terimakasih atas saran dan pendapatnya telah mau berbagi di blog ini semoga kita dapat selalu berbagi pengalaman
HapusAssalamuaikum. Melihat dan mengamati sekarang banyak sekali yg dihadapi guru dalam penerapan k13. Banyaknya kendala2 guru yang merasa belum siap atau belum mau berubah untuk melaksanakan k13 ini. Nah disini Masalahnya.kenapa guru tersebut belum siap menghadapi dan belum mau berubah untuk melaksankan k13 tersebut?
BalasHapusinilah masalah yang saya hadapi di SD 55 Tempat saya bertugas,guru kita masih susah untuk mengubah pola mengajar yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa,hal ini banyak disebabkan oleh kebiasaan mereka yang sudah mengajar sekian puluh tahun dengan pola lama
HapusAssalamualikum bu.klw menurut saya perlu adanya sosialisasi terhadap guru perlu di samping perlu adnya pendekatan supervisi yng dilakukan oleh kepsek dan pengawas maupun antar guru sekolah maupun d forum kkg.dan kepsek tetap semngat terus memberi motivasi agar pra guru menjdi guru pembeljar yg baik.
BalasHapuswa alaikum salam bu Ros,terimakasih telah mau memberikan saran dan pendapat di blog saya ini,sosialisasi terus dilakukan pada semua guru karena SD 55 Sridadi ini adalah piloting Kurikulum 2013 sehingga terus mendapat pelatihan dan pendampingan dalam pelaaksanaannya.Supervisi dari kepala sekolah dan pengawas juga terus dilakukan,tapi faktor usia dan kemampuan guru yang menjadi masalah kami yang sangat berat,guru guru kami sudah 60 persen mendekati masa pensiun
HapusUntuk mengatasinya,sebaiknya pihak sekolah melakukan pendekatan kepada guru,kemudian mengadakan pelatihan,dan KKG kecil di sekolah,dgn narasumber guru di sekolah itu sendiri yg benar2 mengerti tentang k13,itu yg di lakukan sekolah kami buk,dan alhamdulillah akhirnya smw guru yg ditunjuk bisa melaksanakan
BalasHapusterimakasih masukannya bu Rika,hal tersebut sudah kami lakukan di sekolah kami dan akan terus kami lakukan agar guru gurun kami dapat melaksanakan amanat kurikulum dengan baik dan bberhasil
Hapusass, dalam penerapan kurikulum 2013 upaya apa yang telah dilakukan kepala sekolah serta guru dan dinas terkait dalam mengatasi permasalahan diatas khususnya di sd 55 sridadi dan bagaimana bentuk tindakannya?
BalasHapusdalam penerapan kurtilas yang sudah kami lakukan di SD 55 Sridadi adalah selalu bekerjasama dalam wadah KKG Sekolah membahas apa saja yang menjadi kendala dan solusi dari permasalahan yang dihadapi,serta pendampingan dan supervisi dari kepala sekolah dan pengawas binaan dalam pelaksanaannya
HapusMenurut saya guru - guru harus sering di berikan pelatihan mengenai kurikulum 2013. Sehingga mereka sedikit demi sedikit memahami mengenai kurikulum 2013, misalnya melalui kegiatan KKG di sekolah.
BalasHapusterimakasih masukan dari Dian,dan itu telah kami lakukan dan terus akan kami lakukan dengan pendampingan dan supervisi dari kepala sekolah
Hapusterimakasih atas pengalaman ny ibu utk sharing di blog ini, tidak bisa mnyalahkan siapa2 utk terkendala ny k13 dari guru, murid bahkan sekolah dan pemerintah. hanya saja sama2 berjuang utk dapat melaksanakan k13 dengan baik dan benar. secara bersama2 membangkitkan semangat guru, maka guru juga akan berusaha yang terbaik utk nama dirinya sendiri bahkan sekolahnya
BalasHapusTerimakasih atas masukannya Difa ....saya akan selalu memberikan motivasi pada guru guru agar mereka selalu bersemangat melaksanakn amanat dari kurikulum yang sudah menjadi peraturan dari pemerintah yang harus kita laksanakan dengan sebaik baiknya
HapusAss bu,, benar yang dikatakan teman-teman semua perlunya peran pemerintah dan kepala sekolah dalam berikan pelatihan dan pemahaman mengenai kurikulum 2013.
BalasHapusterimakasih moniq sudah mau memberikan masukan di blog ini,saya akan terus berkoordinasi dengan guru guru agar selalu berusaha mengembangkan diri untuk menerapkan pelaksanaan kurtilas ini dengan baik
Hapusbelajar itu bukan hanya bagi siswa, seorang gurupun masih perlu belajar, belajar merubah pola pikir, paradigma yang telah mendoktrin didalam otak guru.
BalasHapusBenar sekali pak Syaiful,seorang guru harus selalu belajar untuk menjadi guru pembelajar yang selalu siap dengan segala perubahan dan inovasi dalam dunia pendidikan
HapusGuru zaman now harus siap dalam menghadapi perubahan perubahan termasuk juga perubahan kurikulum yang pasti terjadi seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan theknologi.
BalasHapusGuru harus move on, lupakan masa lalu dan maju kedepan 😁✌
BRAVO untuk saudara Rezi,semoga guru guru kita akan terus belajar dan menjadi guru yang handal dengan segala perubahan yang pasti dan ters akan terjadi
HapusGuru diharapkan siap menerima perubahan, meskipun terasa berat dijalankan .....
BalasHapusBenar pak,semoga guru guru kita akan selalu meningkatkan kemampuannya untuk mengikuti perubahan tersebut
HapusUntuk merubah minset guru dengan informasi dan pelatihan dalam penerapan pembelajaran tak terlepas dari kontroling kepala sekolah dan pengawas bu, dan bimbingan dari rekan guru yang memahami kurikulum 2013
BalasHapusterimakasih pak kohari atas sarannya
HapusSeiring dengan perkembangan zaman yg selalu berubah maka pasti ada dampak bagi setiap sektor kehidupan manusia. Terutama bidang pendidikan. Sudah jelas kurikulum akan mempetsiapkan generasi masa depan bukan mada lalu. Masalah yg timbul akibat implementasi sebuah kurikulum harus didudukkan bersama antara dekolah dan stake holder guna mencari solusi. Untuk merubah mindset guru tidaklah secara instand. Karena banyak faktor yg menjadi dasar guru sulit beranjak dari kebiasaan lama.
BalasHapusBenar bu suci,pola mengajar yang sudah lama digunakan guru guru kita memang tidak mudah untuk mengubahnya,namun semangat dan kemauan untuk terus belajar tentu akan membuat mereka akan bisa menerima perubahan itu
HapusKurikulum 2013, menuntut guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Artinya, guru harus menjadi manusia pembelajar. Permasalahannya, masih banyak guru yang belum mau menjadi manusia pembelajar. Padahal, seorang guru dituntut untuk terus menambah pengetahuan dan memperluas wawasannya, terlebih setelah diberlakukannya kurikulum 2013.
BalasHapusmengacu pada permasaahan-permasalahan tersebut ,pastinya pemerintah harus mengubh atau pling tidak memudahkan pelaksanaan kurikulum 2013 ini,jika yang ingin di capai adalah keterampilan sebagai hasil yang paling bnyk di harapkan pada sekolah dasar akan lebih baik jika dlm penilaian juga tidak terlalu di pusingkan dengan format-format penilaian yg menyulitkan,dan dalam hal ini juga guru ke dpannya di tuntut tidak hanya cerdas tetapi juga adaptip terhadap perubhan kurikulum 2013 ini,trma ksih...
BalasHapuspara guru hendaknya mengikuti setiap sosialisasi yang diberikan oleh LPMP, dan mencari solusi dari setiap masalah yang dihadapi bersama dengan kepala sekolah. Apabila kepala sekolah dan guru tidak menemukan solusi dari masalah yang ada, maka kepala sekolah meminta bantuan kepada pengawas sekolah untuk mencari solusi dari masalah tersebut.
BalasHapusGuru menjadi ujung tombak dalam penerapan k13 jadi guru sangat di harapakan untuk dpat menguasai k13
BalasHapusApakah kurikulum membutuhkan bahan tambahan lain dalam mejalankannya, jika demikian, apakah sudah tersedia dan terjangkau?
BalasHapusK-13 merupakan perubahan dari kurikulum sebelumnya..yg mengharuskan tenaga pendidik utk kreatif dan inopatif dan menambah pengetahuan dgn menggunakan IT, utk meningkatkan pendidikan yg lebih baik...wslm..
BalasHapus