EVALUASI KURIKULUM 2013 SD NEGERI NO.55/I SRIDADI
A.      TUJUAN EVALUASI
Evaluasi merupakan salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam kegiatan pembelajaran. Dengan penilaian, guru akan mengetahui perkembangan hasil belajar, intelegensi, bakat khusus, minat, hubungan sosial, sikap dan kepribadian siswa atau peserta didik.
Evaluasi pendidikan memberikan manfaat baik bagi siswa/peserta pendidikan, pengajar maupun manajemen. Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah digapai selama mengikuti pendidikan. Pada kondisi dimana siswa mendapatkan nilai yang mernuaskan maka akan memberikan dampak berupa suatu stimulus, motivator agar siswa dapat lebih meningkatkan prestasi.
Pada kondisi dimana hasil yang dicapai tidlak mernuaskan maka siswa akan berusaha memperbaiki kegiatan belajar, namun demikian sangat diperlukan pemberian stimulus positif dari guru/pengajar agar siswa tidak putus asa. Dari sisi pendidik, hasil evaluasi dapat digunakan sebagai umpan balik untuk menetapkan upaya upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Ada beberapa tujuan dan atau fungsi penilaian dalam pengajaran di sekolah, yaitu:
1.       Untuk mengetahui apakah tujuan-tujuan pengajaran yang telah ditetapkan telah tercapai dalam kegiatan pembelajaran.
2.       Untuk memberikan objektivitas pengamatan kita terhadap perilaku hasil belajar siswa.
3.       Untuk mengetahu kemampuan siswa dalam bidang/topik tertentu.
4.       Untuk menentukan kelayakan siswa, misalnya naik kelas, lulus.
5.       Untuk memberikan umpan balik bagi kegiatan pembelajaranyang dilakukan.

B.      FUNGSI EVALUASI
Evaluasi memiliki beberapa fungsi yaitu:
1.       Fungsi normatif, yaitu berfungsi untuk perbaikan sistem pembelajaran
2.       diagnostik, yaitu untuk mengetahui faktor kesulitan siswa dalam proses   pembelajaran
3.       Fungsi sumatif, yaitu berfungsi untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didik.
4.        Fungsi penempatan
Penilaian hasil belajar pada dasarnya adalah mempermasalahkan, bagaimana pengajar (guru) dapat mengetahui hasil pembelajaran yang telah dilakukan. Pengajar harus mengetahui sejauh mana pebelajar (learner) telah mengerti bahan yang telah diajarkan atau sejauh mana tujuan/kompetensi dari kegiatan pembelajaran yang dikelola dapat dicapai. Tingkat pencapaian kompetensi atau tujuan instruksional dari kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan itu dapat dinyatakan dengan nilai.
Dalam konteks pelaksanaan pendidikan, evaluasi memiliki beberapa tujuan, antara lain sebagai berikut:
1.       Untuk mengetahui kemajuan belajar siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dalam jangka waktu tertentu.
2.       Untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran.
3.       Untuk mengetahui kedudukan siswa dalam kelompoknya.
4.        Untuk memperoleh masukan atau umpan balik bagi guru dan siswa dalam rangka perbaikan. Selain fungsi di atas, penilaian juga dapat berfungsi sebagai alat seleksi, penempatan, dan diagnostik, guna mengetahui keberhasilan suatu proses dan hasil pembelajaran. Penjelasan dari setiap fungsi tersebut adalah:
1.       Fungsi seleksi. Evaluasi berfungsi atau dilaksanakan untuk keperluan seleksi, yaitu menyeleksi calon peserta suatu lembaga pendidikan/kursus berdasarkan kriteria tertentu.
2.       Fungsi Penempatan. Evaluasi berfungsi atau dilaksanakan untuk keperluan penempatan agar setiap orang (peserta pendidikan) mengikuti pendidikan pada jenis dan/atau jenjang pendidikan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing-masing.
3.       Fungsi Diagnostik. Evaluasi diagnostik berfungsi atau dilaksanakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami peserta didik, menentukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesulitan belajar, dan menetapkan cara mengatasi kesulitan belajar tersebut.

C.      EVALUASI KURIKULUM 2013 SD NEGERI NO.55/I SRIDADI
a.       Komponen Evaluasi Konteks
Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelas  secara umum sudah baik. Secara umum hasil evaluasi konteks pembelajaran pada kurikulum 2013  menunjukkan hasil yang baik. Artinya ditinjau dari tujuan pembelajaran tematik, lingkungan sekolah maupun ditinjau dari kebutuhan yang ada pada pembelajaran tematik setiap kelas di Sekolah Dasar No.55/I Sridadi kesemuanya masuk dalam kategori baik. Namun, kenyataan yang ditemukan dari hasil supervisi memperlihatkan bahwa tujuan program pembelajaran yang baik sudah 85% teraplikasi dengan baik.

b.       Komponen Evaluasi Input
Hasil penilaian terhadap aspek penyusunan silabus dan RPP pembelajaran, masuk dalam kategori sangat baik. Namun masih ada silabus yang digunakan tidak sesuai dengan tahun berjalan dan tidak mencantumkan tahun pelajaran. Ini berarti silabus dan RPP kemungkinan besar tidak direvisi oleh guru sebelum digunakan. Hal ini harus menjadi perhatian bagi guru karena silabus dan RPP adalah pedoman dan petunjuk bagi guru ke arah mana pembelajaran akan dibawa sesuai tujuan yang akan dicapai.
Aspek fasilitas belajar masuk pada kategori baik. Namun masih ada fasilitas belajar yang harus mendapatkan perhatian yaitu, ketersediaan buku-buku paket, alat peraga, dan media pembelajaran yang seharusnya mendukung pembelajaran tematik belum terpenuhi. Hal penting yang juga harus diperhatikan pula oleh guru penataan kelas sesuai dengan tema yang dilaksanakan dan dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik terhadap pelajaran yang akan diterima. Aspek motivasi belajar peserta didik masuk dalam kategori sangat baik.

c.       Komponen Evaluasi Proses
Evaluasi pada aspek kinerja guru dalam kelas secara umum untuk kinerja guru dalam kelas memiliki skor penilaian yang paling rendah dibandingkan dengan aspek evaluasi yang lain dan hanya masuk dalam kategori kurang.  
Indikator kemampuan mengelola pembelajaran yang harus mendapatkan perhatian oleh guru adalah pada pelaksanaan pembelajaran sesuai silabus dan RPP. Penyusunan silabus dan RPP sudah sangat baik namun dalam penerapannya guru justru melenceng dari RPP yang telah dibuat. Selain itu penggunaan sumber belajar/media pembelajaran serta keterlibatan peserta didik dalam penggunaan sumber belajar/media pembelajaran tematik juga perlu mendapatkan perhatian karena dengan terlibat langsung peserta didik banyak melakukan kegiatan belajar seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, kerjasama dan sebagainya sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk menemukan sendiri pengetahuan yang dipelajarinya. Aspek iklim kelas masuk dalam kategori sangat baik

Demikianlah paparan singkat ahsil evaluasi kurikulum di SD Negeri No.55/I Sridadi, demi kemajuan sekolah dan dunia pendidikan kritik dan dan saran sangat kami nutuhkan.

Komentar

  1. Hal penting yang juga harus diperhatikan pula oleh guru penataan kelas sesuai dengan tema yang dilaksanakan dan dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik terhadap pelajaran yang akan diterima. Aspek motivasi belajar peserta didik masuk dalam kategori sangat baik. 😊

    BalasHapus
  2. Semua komponen pada evaluasi sekolah ibu sudah baik dilihat dri blog nya ini . Dan juga Penyusunan silabus dan RPP sudah sangat baik tsb dapat diterapkan oleh guru sepenuhnya agar tidak melenceng dari RPP yg telah di buat ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga guru guru kami akan selalu siap melaksanakan program yangbtelah dibuat sehingga dapat mencapai target kurikulum yang diharapkan,makasih Difa....

      Hapus
  3. Dari hasil survei yang ibu lakukan perlu perbaikan sarana belajar yaitu buku, media pembelajaran dan guru perlu mendapat bimbingan dalam mengelola pembelajaran langkah yang ditempuh antara lain pengadaan buku, dan sarana pembelajaran serta pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas masukannya pak Kohari,memang buku menjadi sedikit masalah bagi kami karena pengadaan buku K13 sangat lah susah,tapi kami sudah berupaya untuk mengatasinya dengan menggunakan buku Elektonik atau media lainnya seperti media IT

      Hapus
  4. Asslmkum...Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah digapai selama mengikuti pendidikan. Dan Evaluasi pendidikan akan memberikan manfaat baik bagi siswa/peserta pendidikan, pengajar maupun manajemen. Terima Kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih komentarnya yudis....memang benar evaluasi sangat penting untuk melihat keberhasilan suatu kurikulum

      Hapus
  5. dari paparan ibu di atas dpat di simpulkan bahwasanya kemajuan bangsa indonesia di tentukan oleh kualitas pendidikan dan kurikulum merupakan bagian dari pendidikan dalam lingkup yang luas dan merupakan alat untuk mencapai tujuan-tujuan pendidiakn,dan dalam hal ini siswa belajar dalam bentuk interaksi dengan lingkungannya,lingkungan orang-orang,alat-alat dan ide-ide,dan tugas utama seorang guru pun adalah menciptakan lingkungan tersebut ,untuk mendorong siswa melakukan interaksi yg produktif dan memberikan rancangan dlam suatu rencana mengajar dan dalam menentukan materi pembelajran atau bahan ajar tidak lepas dari filsafat dan teori pendidikan.dan dari evaluasi tersebut merupakan akar dari pembenahan yang positif dalam rangka memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam suatu kurikulum. semoga dengan adanya kurikulum KTSP maupun kurikulum 2013 bisa diterapkan dan terlaksanya proses pembelajran dengan baik..trima ksih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih masukannya susi lestari ...apapun kurikulumnya,yang penring auputnya bisa mencapai tujuan pendidikan

      Hapus
  6. kesimpulan yang saya dapat dari penjelasan ibu adalah evaluasi kurikulum merupakan bagian dari evaluasi pendidikan, yang memusatkan perhatiannya pada program-program untuk peserta didik. Sedangkan evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pengembangan kurikulum, baik dalam pembuatan kurikulum baru, memperbaiki kurikulum yang ada atau menyempurnakannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar Monic,evaluasi yang tepat dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mendukung terwujudnya keberhasilan suatu kurikulum yang bertujuan unruk mencapai tujuan pendidikan

      Hapus
  7. Evaluasi pada aspek kinerja guru dalam kelas secara umum untuk kinerja guru dalam kelas memiliki skor penilaian yang paling rendah dibandingkan dengan aspek evaluasi yang lain dan hanya masuk dalam kategori kurang. Disarankan agar guru selalu diberi bimbingan dan motivasi untuk melaksanakan tugas secara maksimal dan pemenuhan sarana prasaran yang memadai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas saran dan masukannya pak,motivasi dan bimbingan terus kami lakukan pada guru guru untuk melaksanakan tugas secara maksimal dan tanggung jawab tapi faktor niat sangat menentukan kinerja mereka karena selama ini belum ada tindaklanjut yang tepat dari dinas terkait

      Hapus
  8. Evaluasi kurikulum 2013 konteksnya, imputnya dan prosesnya menurut Saudara sudah baik, tentu kurikulum 2013 diberlakukan telah melalui kajian yang matang namun apapun baiknya jika masih kurang dalam sosialisasi serta pemahaman dari para pelakunya yakni guru yang secara langsung mengimplementasikan di dalam proses belajar mengajar kurang memadai akan menimbulkan implikasi atau output yang tidak maksimal . Jadi seyogyanya kurikulum harus tersosialisasikan dengan baik, pemahaman dan penguasaan guru terhadap kurikulum 2013 dengan baik , yang pada akhirnya kualitas pembelajaran akan terwujud sebagaimana tujuan kurikulum 2013 diberlakukan .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas komentar dan sarannya pak , sosialisasi akan terus dilakukan dan selalu ditindaklanjuti agar pelaksanaan kurtilas ini dapat berjalan dengan maksimal sesuai tujuan yang diharapkan

      Hapus
  9. Dari pemaparan ibu terhadap k13 dalam pelaksanaan dimana guru sdh merancang silabus dan rpp sangat baik tapi dlm pelaksanaanya melenceng dari rpp kemungkinan rpp yang dirancang guru tidak sesuai dengan karakteristik anak dan kebutuhan anaka dalam proses pembelajarn .hendaknya guru dapt memperhatikan karakteristik anak sehingga dpt merncang rpp dan melksanaknnya dgn baik.

    BalasHapus
  10. Pertemuan antar sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013
    Pertemuan ini mengumpulkan semua perwakilan sekolah yang ditunjuk melaksanakan kurikulum 2013 untuk mengevaluasi tahap awal penerapan pola pembelajaran baru dalam sebulan terakhir. Pertemuan ini penting sebab sebagian sekolah merasa mampu menerapkan kurikulum baru dengan baik, namun yang lain kesulitan. Sehingga dengan adanya forum ini akan terjalin tukar menukar pengalaman tentang pelaksanaan kurikulum 2013 di masing-masing sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bu Dian,evaluasi sangat prnting untuk suatu kurikulum

      Hapus
    2. Benar bu Dian,evaluasi sangat prnting untuk suatu kurikulum

      Hapus
  11. assalammualaikum, dari paparan diatas sesunggunya evaluasi di Sd 55/1 sudah cukup baik, saran saya agar kualitas pembelajaran semakin sempurnah maka kepala sekolah harus terus melakukan pengawasan dan kontrol agar setiap guru tidak terlena dalam melaksanakan pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikum salam ....terimasih atas sarannya Malik

      Hapus
  12. Evaluasi kurikulum jika ditinjau dari sisi fungsi normatif dalam rangka untuk perbaikan, diagnosis untuk mengetahui kesulitan guru dalam kegiatan proses belajar mengajar, sumaif untuk mengetahui tingkat kemampuan serta bagaimana guru mengetahui hasil belajar, melalui evalasi dari beberapa hal tersebut tentu kurikulum saat ini sudah baik, yang terpenting adalah merubah pola pikir guru agar memenuhi kreteria sebagaimana guru pembelajar yang mumpuni untuk merealisasikan kurikulum 2013 .

    BalasHapus
  13. Evaluasi yg baik apabla fia dpt brfungsi utk memprbaiki sistem pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali bu weir ....mksh masukannya

      Hapus
    2. Benar sekali bu weir ....mksh masukannya

      Hapus
  14. Yang mungkin bisa dijadikan salah satu indikator keterlaksanaan kurikulum 2013 adalah pada proses penilaian. Selain mendengarkan keluhan secara langsung dari bapak ibu guru tentang ribet dan rumitnya cara menilai secara autentik, tingkat pemahaman dan keterlaksanaan proses penilaian autentik ini bisa dilihat dari daftar nilai yang dibuat oleh guru. Beberapa celetukan dari orang tua, murid, dan guru yang mungkin bisa dijadikan bahan renungan di antaranya sebagai berikut: "Proses menilainya begitu kompleks dan melelahkan, hasilnya kok seragam. Nilai kok cuma A dan B."

    BalasHapus
  15. evaluasi kurikulum di sekolah itu penting, Dengan adanya evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum,maka akan diketahui sejauh mana ketercapaian tujuan,substansi materi,efektifitas metode dan model pembelajaran serta hasil pencapaian siswa dalam belajar melalui sistem penilaian yg sistematis,terarah dan terukur, walaupun dalam sitem penilaian K13 terasa labih susah dibandingkan dengan penilaian pada kurikulum sebelumnya.

    BalasHapus
  16. Semoga dapat ditiru atau sebagai contoh untuk sd lainnya

    BalasHapus
  17. Semoga dapat ditiru atau sebagai contoh untuk sd lainnya

    BalasHapus
  18. evaluasi kurikulum merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum khususnya, dan pendidikan pada umumnya sehingga pengetahuan dan pemahaman tentang evaluasi kurikulum dituntut bagi setiap guru, kepala sekolah dan pengembang pendidikan lainnya untuk menjawab permasalahan –permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan melalui suatu proses pembenahan dan inovasi di segala sektor sehingga pada akhirnya kualitas pendidikan di tanah air kita akan meningkat.

    BalasHapus
  19. Evaluasi kurikulum merupakan usaha sistematis yang dilakukan untuk memperbaiki kurikulum yang masih tahap pengembangan maupun kurikulum yang telah di laksanakan agar menjadi lebih siap dimasa yang akan datang.Rpp yang telah disusun dengan baik, seyogya nya harus dilaksanakan dengan optimal. Disampung itu pengelolaan ruang kelas harus ditata sedemikian indah, nyaman sehingga siswa termotivasi dan merasa senang belajar dikelas dengan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan

    BalasHapus
  20. Evaluasi kurikukum dilakukan untuk memperbaiki kurikulum yg masih dlam tahap perkembangan

    BalasHapus
  21. Aslmk...evaluasi sangat penting utk mengetahui sejauhmana siswa dapat menerima materi yg sudah diajarkan guru...

    BalasHapus
  22. Evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum di sekolah dilakukan dalam rangka menuju kurikulum yang ideal,efektuf dan efisien serta dapat mengikuti perkembangan zaman.Yang sasarannya adalah tercapainya target yg di tetapkan yaitu terciptanya generasi yang cerdas,terampil dan berbudaya sesuai dg nilai2 karakter bangsa yg akan membawa bangsa Indonesia lebih baik lg jedepannya

    BalasHapus
  23. Dengan adanya evaluasi maka kita dapat mengetahui sejauh mana kita melaksanakan kurikulum di sekolah, sehingga kita dapat membenahi kekurangan2 dalam melaksanakan kurikulum.

    BalasHapus
  24. Evaluasi berfungsi atau dilaksanakan untuk keperluan penempatan agar setiap orang (peserta pendidikan) mengikuti pendidikan pada jenis dan/atau jenjang pendidikan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing-masing.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013